dari hati

Dan kelak. di saat begitu banyak jalan
terbentang di hadapanmu
dan kau tak tahu jalan mana yang harus
kauambil, janganlah memilih dengan
asal saja, tetapi duduklah dan
tunggulah sesaat. Tariklah napas
dalam-dalam, dengan penuh kepercayaan,
seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini.
Jangan biarkan apa pun mengalihkan
perhatianmu, tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi.

Berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkan hatimu.
Lalu, ketika hati itu bicara, beranjaklah,
dan pergilah ke mana hati membawamu
 

*Va’ Dove Ti Porta Il Cuore

Advertisements

Responses

  1. Den !! haha pa kabar den….aku pam2 gedung empat , kamu berbakat juga nulis puisi…sekarang kamu dimana..aku juga sekarang di jakarta kantorku di jkt selatan lama kita ngga ketemu…aku kangen ni….gimana kabarnya…tinggal di cianjur yaa..?? aku di depok anaku juga 2 yang ke 1 cewek namanya Tahsa Fajrina Utari umur 6 thn bentar lagi mau masuk SD, dan yg ke dua baru berumur 13 bulan, cowok nama Muhamad Azizan Naufal, kapan kapan kita ketemuan yaa..he he…mengenang masa masa silam waktu kita berburu si uti……he he he…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s